Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Mojokerto Bersama Dandim 0815 Mojokerto Tinjau PPKM Mikro

Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Mojokerto Bersama Dandim 0815 Mojokerto Tinjau PPKM Mikro

Mojokerto – Petugas gabungan Polisi dan TNI di Mojokerto meninjau lokasi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro. Dua komponen pertahanan negara ini membagi sembako dan mensosialisasikan edukasi protokol kesehatan COVID-19.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, S.I.K., M.H. dan Komandan Kodim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, S.H. memimpin langsung kegiatan pemantauan di dua lokasi PPKM micro wilayah Kecamatan Mojosari yakni di lokasi PPKM micro Desa Modopuro dan PPKM micro di Desa Leminggir.

Mereka langsung melakukan peninjauan mendatangi satu persatu ruang di posko, setelah kemudian dilakukan pemaparan di Pendopo Kalurahan.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, saat ini Kabupaten Mojokerto memiliki 1.340 titik PPKM micro yang tersebar di 14 Kecamatan.

Hasil peninjauan tersebut, Dony menilai, posko terpadu yang terdiri dari Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, tokoh masyarakat, dan Dinas Kesehatan itu, terkait dengan sistem 3 T (tracing, testing dan treatment) sudah berjalan dengan lancar dan baik.

“Hasil pengecekan kami PPKM mikro, kedua desa masuk zona hijau dari sebelumnya zona kuning,” kata Dony, Jumat (26/3/2021).

Menurut dia, sinergitas TNI, Polri dan pemerintah sangat didukung oleh seluruh masyarakat.

“Ini menjadi energi positif untuk menjadi Kabupaten Mojokerto bebas COVID-19,” ujar Dony.

Sementara Komandan Kodim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto menegaskan, setiap hari pihaknya mengecek 3 titik PPKM mikro bersama Kapolres Mojokerto dan pemerintah daerah.

“Kami juga bekerjasama dengan organisasi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk menyalurkan sembako kepada masyarakat. Tentunya akan terus memotivasi masyarakat agar tidak pernah jenuh mematuhi prokes,” tegasnya.

Dia berharap di bulan ramadhan ini masyarakat tidak ada yang kesulitan pangan. Bantuan beras akan terus digelontorkan.

“Bantuan sembako akan disalurkan ke 1.200 lokasi PPKM mikro dan panti asuhan di Mojokerto. Setiap lokasi diberi 100 Kg beras,” pungkasnya