Konferensi Pers Razia Balap Liar, Kapolres Mojokerto Jamin Mojokerto Sehat Dan Tertib Ramadhan

Konferensi Pers Razia Balap Liar, Kapolres Mojokerto Jamin Mojokerto Sehat Dan Tertib Ramadhan

Mojokerto – Polres Mojokerto merilis hasil razia balap liar yang digelar di Desa Lengkong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto pada, Minggu (18/4/2021) dini hari. Ada sebanyak 83 unit kendaraan roda dua diamankan, selain itu juga diamanan 67 unit kendaraan roda dua hasil razia di tempat wisata.

“Kami menjamin kegiatan pada bulan Ramadhan ini untuk bisa memberikan rasa aman, nyaman dan rasa tentram kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Mojokerto dengan salah satu kegiatan, razia balap liar,” ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander, Senin (19/4/2021).

Masih kata Kapolres, melihat dari pengalaman sebelumnya setiap tahun selalu terjadi peningkatan yang dilakukan pemuda asal Mojokerto dan sekitarnya. Pada razia balap liar pada, Minggu (18/4/2021) dini berhasil diamankan sebanyak 83 kendaraan roda dua dan 126 orang pemuda.

“Dari sebanyak 126 orang pemuda tersebut, dua diantaranya adalah wanita. Kegiatan dilakukan dengan cara humanis, sistem yang kita gunakan dengan membuka dan menutup jalur tersebut sehingga kita berhasil mengamankan pemuda yang menggelar balapan liar yang meresahkan warga masyarakat,” katanya.

Kapolres menambahkan, Polres Mojokerto bersama Tiga Pilar turun untuk mengantisipasi balapan liar di wilayah hukum Polres Mojokerto yang meresahkan masyarakat. Sementara di wilaya wisata, pihaknya juga mengamankan kendaraan roda dua yang tidak sesuat standar.

“Yang dikhususkan knalpot brong dan ban kecil. Di lokasi wisata tersebut, kami melakukan penyitaan sebanyak 67 unit knalpot dan ban yang tidak sesuai dengan speck kendaraan. Ini dilakukan untuk menjamin ketertiban, kenyamanan dalam kegiatan bulan suci Ramadhan dan mengantisipasi meningkatnya angka kecelakaan lalu-lintas di wilayah Polres Mojokerto,” jelasnya.

Ratusan pemuda yang berhasil diamankan dalam razia balap liar, lanjut Kapolres, diberikan hipnoterapi dengan harapan nasehat yang diberikan bisa membuat para pemuda lebih produktif. Kapolres menambahkan, dalam bulan Ramadhan mengaktifkan patroli untuk mengantisipasi gangguan harkamtibmas.

“Yakni untuk mengantisipasi kejadian curas, curat dan curanmor dengan memploting personil kami di titik-titik yang kami anggap rawan sebagai bentuk peningkatan pelayanan kami kepada warga masyarakat dan memberikan jaminan kepada warga masyarakat beribadah di bulan Ramadhan dengan aman, nyaman dan tentram,” ujarnya.

Para pemuda pemilik kendaraan bermotor yang tidak sesuai standar tersebut diperbolehkan mengambil kendaraan dengan catatan pemilik mengembalikan fungsi aslinya. Seperti penggunaan knalpot brong agar dikembalikan ke knalpot aslinya, begitu juga dengan ban kecil.

“Bise diambil dengan cacatan mengembalikan seperti asal. Ada beberapa wilayah di wilayah Polres Mojokerto yang menjadi lokasi balap liar, seperti Lengkong Trowulan, RA Basuni Sooko. Nantinya akan ada personil Polri yang preventif berjaga untuk mengantisipasi adanya aksi balap liar,” tegasnya.

Dari ratusan kendaraan roda dua yang diamankan tersebut, sebagian bisa menunjuk surat-surat kendaraan bermotor namun sebagian masih dilakukan pemeriksaan oleh Satreskrim Polres Mojokerto. Apakah merupakan kendaraan hasil kejahatan atau memang surat-surat lupa dibawa saat ada razia bapal liar.

“Kegiatan ini juga dalam rangka Operasi Mesra (Mojokerto Sehat Tertib Ramadhan) 2021 yang digelar selama 28 hari yakni mulai tanggal 12 April sampai tanggal 19 Mei 2021. Semua pemilik kendaraan roda dua ini kami kenakan tilang,” pungkasnya.