Vaksinasi Covid-19 Penyandang Disabilitas di Mojokerto Gunakan Hipnoterapi

Vaksinasi Covid-19 Penyandang Disabilitas di Mojokerto Gunakan Hipnoterapi

Mojokerto- Vaksinasi COVID-19 juga menyasar puluhan penyandang disabilitas di Kabupaten Mojokerto. Sejumlah difabel harus lebih dulu menjalani hipnoterapi karena ketakutan saat akan disuntik.

Penyuntikan dosis pertama vaksin Corona terhadap para penyandang disabilitas digelar di Gerai Vaksin Merdeka Semeru Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari. Vaksinasi dipantu langsung Kapolres AKBP Dony Alexander, Bupati Ikfina Fahmawati, Dandim 0815 Letkol Inf Beni Asman dan Kajari Gaos Wicaksono.

Polres Mojokerto mengerahkan sejumlah polisi wanita (Polwan) untuk membantu para difabel menjalani vaksinasi. Mulai dari tahap pendaftaran, pemeriksaan kesehatan hingga penyuntikan vaksin Corona.

Tidak hanya itu, Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Mojokerto Iptu Edy Widoyono juga ditugaskan menghipnotis dua difabel. Kedua penyandang disabilitas yang sebelumnya takut divaksin menjadi berani disuntik oleh tenaga kesehatan setelah dihipnoterapi.

“Vaksin Merdeka Semeru hari ini untuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas, total 50 orang yang kami vaksin dosis pertama hari ini,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander kepada wartawan di lokasi, Selasa (10/8/2021).

Hingga kini, lanjut Dony, Polres Mojokerto sudah menyuntikkan 23.000 dosis vaksin COVID-19 ke warga Bumi Majapahit. Terdiri dari 60 persen dosis pertama dan 40 persen dosis kedua.

Pihaknya akan terus membantu pemerintah mempercepat vaksinasi di Kabupaten Mojokerto. Karena pasokan vaksin dari pemerintah yang disalurkan melalui Polri terus mengalir.

Sedikitnya 500 vial atau 5000 dosis vaksin COVID-19 akan kembali tiba di Polres Mojokerto pada Kamis (12/8). Ribuan dosis vaksin tersebut akan dibagikan ke Gerai Vaksin Merdeka Semeru di Mapolres Mojokerto dan di 14 polsek jajaran.

“Kami harapkan seluruh masyarakat mendatangi gerai vaksin di tempat kami. Rekan-rekan TNI juga punya di setiap Koramil. Harapan kami bisa membantu pemerintah membentuk herd immunity di Kabupaten Mojokerto sehingga kita bisa kembali hidup sehat,” tandasnya.